Saturday, October 6, 2012

Batasi Makan Berlebihan Saat Hamil


“Enggak apa-apa makannya banyak, kan buat berdua.”
Anda pasti sering mendengar kalimat di atas, kan? Kalimat ini sering ditujukan pada ibu hamil yang biasanya melahap makanan lebih banyak dari biasanya.
Menanggapi hal ini, dr. UF Bagazi, SpOG yang ditemui di acara Exercise & Nutrition During Pregnancy: Slim Mother and Healthy Baby di Brawijaya Women and Children Hospital, berkelakar, “Iya, memang banyak ‘backsound ’ seperti itu. Padahal sebenarnya ada batasannya.”
Menurut dokter kandungan yang akrab dipanggil Uf ini, perkiraan kenaikan berat badan yang ideal untuk ibu hamil berbeda-beda, tergantung pada BMI (Body Mass Index) sebelum mengandung. Anda bisa menghitung dan memperkirakan kenaikan berat badan yang ideal ini sendiri. Cara menghitung BMI adalah, berat badan : (tinggi badan x tinggi badan).
Jika hasil yang didapatkan kurang dari 19,6 (thin ), maka kenaikan berat badan diusahakan tidak melebihi 12,5 – 18 kg. BMI 19.8 – 26,0 (average ), disarankan naik sebanyak 11,5 – 16 kg. Bagi yang mendapatkan hasil 26,1 – 29,0 alias heavy , maka kenaikan berat badan diupayakan sekitar 6,0 – 11,5 kg. Sementara ibu yang cenderung obese  akan mendapatkan BMI lebih dari 29,0, “Idealnya naik 6 kg,” ujar Uf.
Bukan tanpa alasan Uf menjelaskan ini, pasalnya kenaikan berat badan berlebih akan mengganggu aktivitas ibu hamil sendiri. “Gangguan keseimbangan biasanya pengaruh dari kenaikan berat badan saat hamil, 12 – 20 kg dan menyebabkan low back pain ,” ujar Uf. Peningkatan berat badan berlebihan juga akan membuat jantung bekerja lebih keras untuk menyalurkan oksigen dan darah ke otot. 
Lantas bagaimana caranya agar ibu hamil tetap bisa memenuhi nutrisi dirinya dan janin saat hamil? “Tambahan probiotik dan olahraga sejak trimester awal kehamilan memberikan manfaat dalam mencegah peningkatan berat badan berlebih selama kehamilan dan pasca melahirkan,” saran Uf. Selain itu, Uf menyarankan ibu hamil menyantap makanan bervariasi yang segar seperti sayuran, buah, dan asupan berprotein. “Hindari makanan yang mengandung logam berat, tidak matang, mengandung alkohol,” pungkasnya.
 sumber via 

Ditulis Oleh : Unknown Hari: 10:41 PM Kategori:

0 comments:

Post a Comment